RAHASIA JUALAN LARIS MANIS
Sangat wajar jika kita menginginkan jualan kita laris manis nggak karuan. Karena pada saat kita berhasil menjual atau closing, maka akan ada sejumlah uang yang kita dapatkan. Dan hasil dari penjualan tersebut bisa kita gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup, membeli impian dan membantu orang lain.
Poinnya adalah setiap orang menginginkan jualannya laris, namun masalahnya tidak semua orang mampu melakukan penjualan yang luar biasa. Meskipun sudah melakukan posting di Instagram, di Facebook, di Whatsapp dan sebagainya.
Perlu kita ketahui dan kita telusuri bahwa sebenarnya letak kesalahannya di mana?
Perlu kita catat bahwa produk yang jelek sekalipun jika berada di tangan orang yang tepat, maka akan bisa laris nggak karuan. Sebaliknya produk yang bagus sekalipun jika berada di tangan orang yang kurang tepat, maka akan melempem. Nah apa artinya?
Sebenarnya bukan ada pada apa dan bagaimana produknya, tetapi siapa yang menjualnya.
Maka sangatlah penting buat kita untuk mencari tau pola apa saja yang bisa kita terapkan.
Berikut adalah alasan mengapa seseorang bisa menjual dengan laris manis.
1. Memiliki Belive atau mindset yang tepat.
* Ketika jualan mindset-nya bukan tentang menghasilkan uang akan tetapi sesuatu di balik uang. Tanamkan pada diri kita bahwa jualan adalah aktivitas menolong orang yang dibayar. Sehingga ketika kita mampu berjualan lebih banyak, maka akan semakin banyak pula orang yang bisa kita bantu. Karena sebagai seorang muslim keyakinan kita adalah sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat buat sesamanya.
* Meyakini bahwa jualan itu halal.
Kita tahu banyak sekali dari masyarakat kita itu terjerumus dalam hutang riba. Sedangkan riba adalah haram. Dan kita tahu bahwa jualan adalah halal. Jadi selagi halal ya hajar saja, lakukan saja.
* 9 dari 10 pintu rezeki adalah dari perdagangan.
Kita tahu bahwa Nabi dan para sahabatnya juga seorang pedagang dan ini harus ter- instal dengan baik dalam pikiran kita.
Nah ketika believe yang kita miliki sudah benar, maka konsepnya adalah jika kita ingin mengubah omset, maka ubahlah mindset-nya.
Setelah kita ketahui polanya dapat disimpulkan bahwa orang-orang yang jago jualan itu ternyata memiliki believe yang memberdayakan, sebaliknya ada orang-orang yang tidak jago jualan itu memiliki believe yang tidak memberdayakan atau yang disebut limiting believe.
Contoh dari orang-orang yang memiliki limiting believe adalah selalu beralasan "Aduh saya nggak jago jualan, saya bukan dari keluarga pengusaha, saya nggak enakan kalau jualan".
Nah bagaimana cara memunculkan believe yang memberdayakan pada diri kita?
- Munculkan believe jago jualan yang sudah dijabarkan di atas dengan cara:
1. Meng- install dengan baik ke pikiran kita believe tersebut kemudian terus mengulanginya dengan repetisi (sering menyebut halal, menolong orang, tulis quote tempel dan baca setiap hari).
2. Mendengarkan believe tersebut dari publik figur atau orang yang memiliki otoritas, kalau di BP adalah para mentor kita.
3. Pastikan lingkungan kita positif.
Miliki lingkungan dimana ketika melihat kita berjualan itu bukan menjatuhkan, tetapi memberikan support. Dan ini sudah ada dalam komunitas kita.
Nah untuk kali ini sampai di sini dulu pembahasan kita tentang bagaimana cara jualan ditinjau dari penjualnya atau orangnya, pada artikel berikutnya kita akan lanjut dengan bagaimana bisa jago jualan ditinjau dari segi produk.
Sekian dari kami, ditunggu ya lanjutan materinya semoga bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar